Prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Warmadewa Selenggarakan “Strategic Foreign Policy Council Simulation”

Denpasar, 13 Juli 2026 – Dalam kerangka penguatan kualitas pendidikan tinggi berbasis capaian pembelajaran atau Outcome-Based Education (OBE), Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa menyelenggarakan agenda Ujian Akhir Semester (UAS) inovatif bertajuk “Strategic Foreign Policy Council Simulation” pada mata kuliah Politik Luar Negeri Indonesia (Indonesian Foreign Policy Course). Kegiatan praktikum simulasi dewan kebijakan ini dilaksanakan pada hari Senin (13/7/2026) dan berpusat di Ruang Sidang Sri Kesari Warmadewa, Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Warmadewa, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.

Perkuliahan dan model evaluasi akademis berbasis simulasi ini diampu secara kolaboratif oleh dua dosen pengampu mata kuliah, yakni I Putu Hadi Pradnyana, S.IP., M.Si. dan Ida Ayu Bulan Utami Arti, S.IP., M.Sos.. Pada semester ini, skenario ujian mengangkat isu geopolitik yang sangat aktual dan strategis, yaitu “Indonesia’s Strategic Foreign Policy After BRICS Membership: Balancing National Interest in an Emerging Multipolar World”. Topik ini dirancang khusus untuk mendorong mahasiswa menganalisis secara kritis posisi diplomasi bebas-aktif Indonesia di tengah pergeseran konstelasi politik global menuju tatanan dunia multipolar pasca-bergabungnya Indonesia dalam keanggotaan BRICS.

Guna menghadirkan suasana persidangan dan perumusan kebijakan yang mendekati realitas ketatanegaraan, para mahasiswa dibagi ke dalam tujuh tim kerja yang mewakili institusi-institusi kunci (institutional roles) dalam ekosistem perumusan politik luar negeri Indonesia. Peran-peran tersebut meliputi Team A (Ministry of Foreign Affairs/Kementerian Luar Negeri), Team B (DPR RI), Team C (Ministry of Trade/Kementerian Perdagangan), Team D (NGO’s and National Media/LSM dan Media Nasional), Team E (Indonesia National Armed Force/TNI), Team F (Foreign Policy Advisory/Penasihat Kebijakan Luar Negeri), serta Team G (Ministry of Defense/Kementerian Pertahanan). Setiap tim dituntut menyusun posisi kebijakan (policy position paper), melakukan tawar-menawar politik, bernegosiasi, hingga mempertahankan argumentasi institusionalnya masing-masing dalam sidang dewan pertimbangan strategis.

Penerapan simulasi interaktif ini merupakan wujud nyata komitmen FISIP Universitas Warmadewa dalam mengimplementasikan metode pembelajaran berstandar internasional yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teori normatif di dalam kelas, melainkan juga pada pembentukan keterampilan praktis (soft skills dan hard skills). Melalui dinamika persidangan yang intens, mahasiswa dilatih untuk mengasah kecakapan diplomasi, teknik negosiasi tingkat tinggi, analisis risiko geopolitik, kepemimpinan, serta kemampuan merumuskan rekomendasi kebijakan publik yang kompromistis namun tetap berorientasi pada perlindungan kepentingan nasional Indonesia.

Melalui penyelenggaraan Strategic Foreign Policy Council Simulation ini, FISIP Universitas Warmadewa membuktikan langkah konsistennya dalam mencetak lulusan Ilmu Pemerintahan yang responsif terhadap dinamika global, berdaya saing internasional, serta memiliki ketajaman analitis yang siap diandalkan dalam dunia kerja profesional, diplomasi, maupun tata kelola pemerintahan masa depan.